Anies Baswedan Berikan Peluang Bagi Partai, untuk Memilih Cawapres tahun 2024

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 11:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.  KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK) 17-10-2019   (TOTOK WIJAYANTO)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO (TOK) 17-10-2019 (TOTOK WIJAYANTO)



Floresnews.id - Persiapan pergantian pemimpin negeri ( presiden dan wakil presiden) semakin diperbincangkan dikalangan pemerintah dan masyarakat.

Setiap partai sudah menyiapkan diri untuk mengusungkan calon presiden dan wakil presiden untuk preiode selanjutnya.

Seperti yang dilakukan oleh pimpinan tertinggi partai NasDem ( Surya Paloh) memberikan kesempatan kepada gubernur DKI Jakarta untuk memilih pendamping
yang akan menjadi calon wakil presiden dipemilihan yang akan mendatang.

Baca Juga: Takut Dijembloskan Dalam Penjara, Anies Baswedan Sujud Depan Presiden Jokowi, Ternyata Hoaks!

Segala persiapan dilakukan oleh setiap partai untuk memilih presiden dan wakil presiden yang akan mereka usungkan dari setiap partai. Untuk menjamin peminpin yang berkualitas dan bertangung jawab terhadap negara kedepannya.

"Sebenarnya begini, kalau saya bayangkan ya seperti yang kemarin waktu tugas di Jakarta juga, adalah orang yang bisa bekerja bersama dengan baik, saling topang, saling isi, dan menjadi mitra dalam arti yang sesungguhnya," kata Anies dalam wawancara eksklusif CNN TV seperti dilihat, Kamis (6/10/2022), di kutip daridetik.News

"Saya harus duduk me-review lagi, melihat apa-apa saja yang menjadi bahan-bahan pertimbangan, dan walaupun oleh Pak Surya Paloh, oleh Partai NasDem, disampaikan bahwa urusan penentuan serahkan sepenuhnya kepada capres," ujarnya.

Anies tak melarang jika partai politik lainnya mengusulkan nama untuk cawapres 2024. Namun, keputusan akhir berad di tangannya untuk menentukan nama cawapres tersebut.

"Menurut saya adalah hak dari partai-partai politik untuk mengusulkan nama, adalah hak dari organisasi manapun untuk mengusulkan nama, nggak ada yang salah. Kalau ada ketua RT mau mengusulin 'Pak usulnya A', nggak ada yang ngelarang juga," ucap Anies.

"Jadi kita nggak ngelarang, tapi menurut saya yang terpenting siapa yang mengambil keputusan akhir, itulah yang kunci. Tentang usulan kan boleh dari mana saja, tetapi kenyataan bahwa keputusan final diserahkan kepada capres itulah yang sebut sikap kenegarawanan," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Maria H.R Waju

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Senyum Khas Ganjar Dipotret Kader PDIP

Selasa, 10 Januari 2023 | 12:37 WIB
X